Tukang Gorengan Naik Haji; Kisah Inspiratif Tentang Keajaiban Memberi Sebelum Menerima

By June 13, 2017 February 12th, 2019 Achievement, Artikel
Keajaiban-Memberi-Sebelum-Menerima,-Kisah-Inspiratif,-Kisah-Motivasi,-Kisah-Bisnis,-Cerita-Inspirasi,-Cerita-Motivasi
expert-in-character-building

Sahabat ESQ, apakah Anda sudah melakukan berbagai cara untuk meraih impian namun belum tercapai? Sudah berusaha semaksimal mungkin namun masih juga hasil nihil? Jika ya, mungkin Anda lupa akan satu kunci KESUKSESAN yang satu ini, yaitu “MEMBERI sebelum MENERIMA”.

Untuk lebih jelasnya mari simak kisah inspiratif berikut:

Sekitar tahun 1980, ada seorang penjual gorengan di Jakarta yang selalu menyisakan buntut singkong goreng yang tidak terjual. Ia selalu memberi sisa gorengan itu kepada seorang bocah lusuh yang sering bermain di pangkalannya.

Tidak terasa, Dua puluh empat tahun sudah ia menjual gorengan di tempat yang sama. Namun tidak ada perubahan signifikan dari jualannya, begitu-begitu saja.

Hingga pada suatu hari sebuah mobil mewah berhenti di depan gerobaknya. Pemilik mobil ini adalah seorang pria muda berpenampilan rapih dan bersih.

Pria ini pun menghampiri tukang gorengan dan berkata, “Bang, ada buntut singkong?”

“Wah gak ada, Mas! Buntut singkong mah dibuang. Beli yang lain aja. ada bakwan sama singkong goring nih”, ucap pedagang gorengan.

BACA JUGA  Tips ESQ Parenting : Cara Mengembangkan Potensi Anak

“Gak bang, saya kangen ama buntut singkongnya. Dulu kan Abang sering ngasih saya buntut singkong goreng,” jawab pria itu sambil tersenyum.

“Dulu waktu kecil, dan ayah saya baru saja wafat, tidak ada yang membiayai hidup saya. Temen-temen mengejek karena saya gak bisa jajan. Tapi abang waktu itu memberi saya buntut singkong goreng setiap kali saya main kesini” tuturnya.

Si pedagang gorengan kaget bukan main. Dia tidak menyangka sepotong buntut singkong, yang biasanya dibuang, mampu membuat pemuda itu mendatanginya dengan keadaan yang sungguh berbeda. Si pedagang akhirnya ingat pada wajah yang pernah dikenalnya 24 tahun lalu. “Yang saya beri dulu kan cuma buntut singkong. Kenapa masih ingat sama saya?” tanya pedagang itu penasaran.

“Abang tidak sekadar memberi saya buntut singkong, tapi juga memberikan kebahagiaan dan harapan,” papar si pemuda itu. “Dulu setelah Abang ngasih singkong itu, saya selalu memamerkannya ke teman-teman, soalnya saya ingin buktikan ke mereka kalau saja juga bisa jajan.” lanjutnya.

BACA JUGA  Cara Mudah Mengoptimalkan Potensi Diri Melalui Law of Compensation

“Bang, saya mungkin tidak bisa membalas baik budi Abang, tapi saya ingin memberangkatkan Abang ke pergi Haji ke Tanah Suci, semoga Abang bahagia.” ungkap pemuda itu.

Si tukang gorengan kaget dan hampir tidak percaya. Sesuatu yang dianggap remeh, tapi bagi orang lain ternyata bisa membuat seseorang menjadi sangat berguna. Dan karena hanya sebuah kebaikan kecil dapat mendatangkan berkah yang luar biasa. Subhanallah..

Dari kisah di atas, apa hikmah yang bisa kita petik? Share yuk pendapatnya di kolom komentar. Dan jangan lupa untuk share & like agar bermanfaat bagi banyak orang.


ESQ Exclusive Quantum Excellence, Training, training motivasi sukses

Anda Ingin segera meraih pencapaian tertinggi dalam hidup Anda?
Dapatkan 30 Video Motivasi Gratis dari ESQ 165 melalui email Anda



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1
Pagi! Ada yang bisa Kami bantu?
Powered by