Basic Teaching Skills Atau Keterampilan Dasar Mengajar untuk Guru Millennial

By February 19, 2020 Artikel, TOT
Basic Teaching Skills Atau Keterampilan Dasar Mengajar untuk Guru Millennial
expert-in-character-building

Pahlawan tanpa tanda jasa. Begitulah julukan yang sering kita dengar untuk profesi pengajar. Namun seiring berjalannya waktu, kini profesi pengajar tak hanya sekadar bertanggung jawab mengajar dan mendidik para siswa. Nyatanya, lebih daripada itu. 

Apalagi, di zaman yang serba canggih ini, guru dituntut untuk bisa menyesuaikan cara pengajaran dan sikap bagaimana menumbuhkan minat belajar pada siswa/i. Sehingga, murid pun tak merasa terbebani  bahkan senang ketika belajar. 

Nah, apa Anda adalah seorang pengajar millennial yang ingin disukai para murid? Jika ya, yuk coba dalami Basic Teaching Skill agar kemampuan mengajar Anda disukai para murid millennial zaman now. Let’s check this out!

Keterampilan Mengelola Kelas 

Dapat mengelola kelas agar suasananya kondusif merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang guru. Jika guru gagal dalam mengelola kelas, para murid akan sulit diatur sehingga kegiatan belajar-mengajar tak dapat berjalan dengan baik. 

Keterampilan Bertanya

Kemampuan selanjutnya ialah keterampilan bertanya. Guru harus mampu menyusun dan melontarkan pertanyaan yang dapat mengasah kemampuan berpikirnya. Dengan begitu, para murid akan bersifat kritis terhadap sesuatu dan mencoba mencari solusi melalui kemampuan berpikirnya.

Keterampilan Memimpin Diskusi 

BACA JUGA  Siapa yang Mudik Tahun Ini?

Keterampilan tambahan namun tak kalah penting, yaitu memimpin sebuah diskusi. Untuk memastikan semua murid berkontribusi dan berpikir akan topik yang dibahas. Alangkah baiknya jika Anda adakan diskusi dan debat supaya murid dapat membagikan dan mengaplikasikan hasil pemikirannya kepada teman sebaya. 

Nah, sudahkah Anda memiliki 3 keterampilan di atas? Jika belum dan ingin mendalaminya. Enggak ada salahnya lho untuk ikut Training of Trainer skema 3 dari ESQ. 

Tak hanya sekadar keterampilan belaka, Anda juga akan dibentuk menjadi guru berintegritas tinggi dengan keseimbangan IQ, EQ, dan SQ. Bagaimana, luar biasa bukan?

Nah, Bagaimana? Apakah tiga tips di atas sudah cukup membuat Anda menjadi Guru yang Berkualitas? Jika dirasa belum cukup namun ingin terus upgrade diri jadi yang lebih baik . Yuk, segera amankan kursi Anda dan ikuti Training dari ESQ. Silakan daftarkan diri di Training of Trainer Skema 3 dari ESQ.

Tak hanya menyuguhkan rangkaian cara berkomunikasi efektif kepada murid, namun juga tips bagaimana mempertahankan perhatian para murid terhadap apa yang Anda jelaskan.

 

BACA JUGA  Cara Menjadi Guru yang Berkualitas, Hebat dan Profesional

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda

Basic Teaching Skills Atau Keterampilan Dasar Mengajar untuk Guru Millennial

 


Anda tertarik mengetahui tentang Program Pembentukan Character dari ESQ Training? Ikutilah berbagai artikel inspiratif dari ESQ Training dalam sejumlah topik yang berbeda. Secara teratur kami merilis berbagai update terbaru mengenai pembentukan karakter, perjalanan meraih kesuksesan, penguatan mental, pendidikan di dalam keluarga, keterampilan public speaking, serta pengasuhan anak dan remaja dengan metode peningkatan Kecerdasan Emosional dan Spiritual.

Untuk mempelajari cara melakukan pengembangan karakter untuk penguatan sumber daya manusia di dalam perusahaan demi kelangsungan bisnis dan perkembangan langkah dalam menghadapi beragam persaingan yang kian sengit, dapat mengikutkan karyawan di Personal Transformation Program serta Training Character Building

Bila di dalam perusahaan Anda membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang mampu merangkul karyawan, dapat mengikuti berbagai program dari ESQ Coaching Academy.

Untuk memiliki kemampuan Public Speaking. Untuk membangun Perjalanan Meraih Kesuksesan, anda juga bisa ikutan Training Public Speaking. Untuk mendapatkan sertifikasi resmi nasional dari badan nasional sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi ESQ untuk keahlian coaching, public speaking, kemampuan trainer, dan membangun budaya perusahaan.

Bila karyawan Anda memiliki masalah dalam pengelolaan keuangan pribadi atau ingin membentuk angkatan kerja yang memiliki kemampuan finansial tinggi dan memiliki Rich Mind anda dapat mengikuti Training ESQ Rich Mind .

Untuk membangun ketangguhan perusahaan dengan kemampuan memimpin yang dapat menanamkan pengaruh positif melalui kata-kata dan inspirasi, Anda dapat mengikutsertakan Para Calon Pimpinan di Perusahaan Anda di Training ESQ NLP (Neuro Linguistic Programming) dengan klik disini.

Bila memiliki kesulitan atau masalah di beberapa sisi seperti keluarga karyawan yang disharmoni atau tidak rukun, yang dapat mengakibatkan menurunnya performa pegawai. Bila itu masalahnya, bagi para karyawan yang memiliki keluarga di Organisasi Anda, dapat mengikuti program  ESQ Parenting . Untuk pengembangan karakter anak, dapat klik disini. Untuk penguatan karakter remaja, dapat mengikuti Program Pendidikan Karakter Untuk Anak dan Remaja .

Untuk melakukan perkembangan di organisasi dan korporasi Anda, Anda dapat mempelajari cara membangun budaya perusahaan, mempelajari cara menciptakan strategi yang tepat untuk perusahaan di ACT Consulting

Bila dalam perusahaan Anda sejumlah pegawai akan Pensiun, mereka memerlukan pelatihan untuk menguatkan mental dan memperkaya keterampilan wirausaha, kecerdasan keuangan, dan mengelola kesehatan, Anda dapat mengikutsertakan dalam Training Masa Persiapan Pensiun .

Untuk mendapatkan bantuan mengenai cara membentuk karakter para pegawai dan pimpinan hingga dapat mengakselerasi perubahan yang kompetitif di organisasi Anda, ESQ Training memiliki langkah-langkah dan metodologi yang diperlukan. Hubungi kami via email di [email protected] atau telepon ke 0821-2487-0050 (Gisri).

Anda Ingin segera meraih pencapaian tertinggi dalam hidup Anda?
Dapatkan 30 Video Motivasi Gratis dari ESQ 165 melalui email Anda



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

id_ID
en_GB ms_MY id_ID
Open chat
1
Pagi! Ada yang bisa Kami bantu?
Powered by