


Remaja dihadapkan dengan ujian, PR menumpuk, dan target nilai tinggi. Mereka sering bingung memilih jurusan atau arah masa depan, hingga merasa tidak sanggup bersaing dengan teman-temannya. Akibatnya, banyak remaja kehilangan semangat belajar dan mudah menyerah.
Di usia ini, mereka sedang mencari jati diri. Sayangnya, tanpa arahan, remaja mudah terombang-ambing hingga bingung menentukan minat, cita-cita, bahkan prinsip hidup. Inilah masa paling rawan di mana mereka bisa kehilangan arah dan salah memilih lingkungan.
Perubahan hormon membuat emosi remaja sering naik turun: cepat marah, mudah tersinggung, hingga menarik diri. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa berujung pada stres berat atau depresi ringan yang membahayakan kesejahteraan mental mereka.
Dorongan untuk diterima teman sebaya sering membuat remaja menuruti hal-hal negatif: ikut gaya hidup konsumtif, pacaran tanpa arah, hingga coba-coba rokok atau hal yang lebih berisiko. Tekanan ini membuat mereka sulit berkata “tidak” meski tahu itu salah.
Remaja mulai ingin mandiri, tapi masih terbentur batasan orang tua. Perbedaan cara pandang sering menimbulkan pertengkaran, jarak emosional, dan komunikasi yang tersumbat. Banyak orang tua merasa anaknya semakin jauh, padahal sebenarnya mereka sedang butuh bimbingan.
Begitu cepatnya arus informasi dan teknologi yang dihadapi anak-anak seusia remaja membuat Ananda ketergantungan gadget, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dalam memilah tontonan dan mengelola sosial media.
Banyak anak cepat bosan saat belajar, sulit menyelesaikan PR, dan mudah terdistraksi oleh gadget.
Training motivasi ESQ membantu menstimulasi IQ, EQ, dan SQ. Anak-anak diajak melalui permainan, simulasi, dan aktivitas menyenangkan yang melatih konsentrasi serta meningkatkan motivasi belajar.
Anak cenderung malu tampil, minder di depan teman, atau takut mencoba hal baru.
Anak-anak dipandu untuk tampil lebih berani, mengungkapkan pendapat, dan menghargai pencapaian kecil. Dengan pendampingan bertahap, rasa percaya diri tumbuh secara alami.
Anak sering marah berlebihan, kecewa saat kalah, atau sulit menerima kritik.
ESQ Kids membimbing anak mengenali dan mengendalikan emosi melalui permainan kelompok dan role play. Anak belajar menenangkan diri dan merespons dengan cara yang sehat.
Konflik dengan teman atau merasa tidak diterima di kelompok sering membuat anak kesepian.
Program ESQ memberikan pengalaman teamwork, outbound, dan permainan kolaboratif. Anak dilatih untuk jujur, mandiri, dan berani mencoba, sekaligus membangun keterampilan sosial yang lebih baik.
Program ESQ Kids & Teens dibimbing langsung oleh trainer profesional berpengalaman lebih dari 10 tahun dan memiliki lisensi resmi dari Dr. HC. Ary Ginanjar Agustian.
Melalui metode ESQ Way 165, peserta diajak menggabungkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam proses belajar.
Anak usia ini kadang mudah marah, menangis berlebihan, atau sulit menerima kekalahan. Mereka membutuhkan alat sederhana untuk mengenali dan mengatur emosi. Tanpa keterampilan ini, konflik kecil bisa bereskalasi menjadi masalah pergaulan atau perilaku negatif
Setiap pelatihan disajikan dengan multimedia interaktif berteknologi tinggi, audio-visual yang memukau, dan suasana kelas yang mendukung proses pembelajaran aktif.
Punya pertanyaan seputar program? Temukan jawabannya di bawah ini.
ESQ Training
Gedung Menara 165 lantai.24 Jalan TB. Simatupang Kav.1 RT/RW 008/003, Kel. Cilandak Timur, Kec. Pasar Minggu, Kota Adm. Jakarta Selatan, Prov, DKI Jakarta 12560
0813 8249 1165
(WA Available)
Copyright © 2026 PT ARGA BANGUN BANGSA