Nyalakan Lilin Kecil AKHLAK di Pupuk Indonesia Group

By September 15, 2020Training ESQ
expert-in-character-building

Karet Terserak Jerami Tandan Sehari
Burung Puyuh Kenan Pelatuk Semasa
Greget ‘AKHLAK’ Membumi di Insan PI
Dukung penuh BUMN untuk Indonesia
(Irfan Zaky, peserta Sosialisasi AKHLAK PIHC)

JAKARTA – Sosialisasi New Core Values AKHLAK di Pupuk Indonesia Holding Company dilaksanakan serentak secara offline juga online. Hadir pada kegiatan tersebut direksi PT Pupuk Indonesia, para Direktur Utama serta direksi Pupuk Indonesia Group, jajaran manajemen, general manajer, manajer, juga anggota holding. Secara virtual sekitar 707 orang mengikuti melalui Zoom, 115 melalui Youtube dan sebagian lagi hadir secara offline pada Selasa, (15/09/2020) pukul 08.00-11.00 WIB.

Tampil tiga narasumber yang menyajikan materi, yaitu Achmad  Bakir Pasaman selaku Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Alex Denni sebagai Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi, dan Ary Ginanjar Agustian merupakan CEO ESQ Leadership Center. Ketiganya memberikan pemaparan tentang core values AKHLAK yang akan diimplementasikan di Pupuk Indonesia Group.

Achmad  Bakir selaku pembicara pertama mengatakan bahwa PT Pupuk Indonesia saat ini sedang dalam proses transformasi. Banyak hal yang perlu dilakukan dalam masa transformasi dan perlu penyamaan budaya yang akan disosialisasikan. Bakir berharap transformasi berjalan lancar sukses.

“Banyak sekali hal-hal baru akan terjadi di holding maupun anak perusahaan yang pada intinya meningkatkan value creation secara group sehingga perusahaan dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi,” ungkap Bakir.

BACA JUGA  Internalisasi Core Values BUMN AKHLAK di Cluster Industri Pertahanan (INHAN)

Alex Denni memaparkan dari layar virtual secara lugas dan sistematis tentang gambar yang lebih besar apa kaitan AKHLAK dengan Transformasi dan kenapa BUMN harus melaksanakan akselerasi transformasi dalam beberapa tahun ke depan dan juga mengapa harus ada penyamaan core values. Saat ini tren global tidak bisa dibendung tetapi bia diantisipasi dan kita bisa melakukan sesuatu untuk menghadapinya.

Saat ini menurut Alex, Deputi Bidang SDM mendapat mandat untuk melakukan transformasi human capital yang dipercepat.  BUMN diharapkan menjadi pabrik talenta yang bisa diekspor ke perusahaan lain. Karena itu BUMN harus serius mambangun talenta.  

“Selama ini perusahaan di BUMN stand alone berdiri sendiri-sendiri. Hal ini membuat berhasil sebagian, tetapi banyak sekali BUMN yang ketinggalan di belakang. Ketinggalannya benar-benar jauh di belakang, disparitasnya terlalu tinggi,” tegas Alex.

Bisnis strategi untuk mempercepatnya, menurut Alex, adalah dengan melakukan konsolidasi business dalam bentuk sub holding dan klaster. Harapannya terjadi akselerasi  dan sinergi sehingga investasi bisa lebih optimal dibanding sebelumnya. Yang dikupas pertama adalah core values.

BACA JUGA  Training Miracle Woman, Irish Bella Beberkan Agar Menjadi Wanita Hebat

“Kawan-kawan bisa bayangkan ada 108 BUMN ada 108 core values, bahkan ada perusahaan yang anak dan cucu perusahaannya memiliki core values yang berbeda-beda.”

Menurut Alex, berapa banyak effort, berapa ongkos yang dikeluarkan. Bahkan kadang ganti manajemen ganti lagi core values. Dampaknya saat terjadi talent mobility dari satu BUMN ke BUMN lain harus menyesuaikan lagi core values. AKHLAK menurut Alex Denni sudah mewakili semua core values yang ada di seluruh BUMN.

“Inilah momen untuk menyamakan core values sehingga kalau ada talent mobility dari satu BUMN ke BUMN lainnya  tidak perlu menyesuaikan lagi karena sudah sama core values sama, akar budayanya sama,” tegasnya.

Ary Ginanjar sebagai pembicara penutup mengatakan bahwa Core Values AKHLAK lahir di saat yang tepat. Menyitir pendapat Robert E. Quinn tentang Momnent of Greatness bahwa kekuatan terhebat manusia lahir ketika dalam tekanan yang tinggi.

“Ketika pandemi, ekonomi jatuh, dalam tekanan paling hebat lakhirlah core values terdalam AKHLAK. Jadi bukan kebetulan,” ucap Ary.

Berdasarkan riset tentang core values mengatakan bahwa value terdalam harus dibuat frame of mind-nya. Value yang didapatkan dalam keadaan krisis harus di framing.

BACA JUGA  Training Publik Speaking Behavior Dalam Pembekalan Penobatan Abdi Yasa Teladan Nasional 2019 Kementerian Perhubungan

“Mengapa harus diframing?  Supaya dalam keadaan baik dan normal pun tetap value terdalam itu bisa diterapkan. Saya yakin jika core values AKHLAK ini didukung oleh Pupuk Indonesia dan segenap jajarannya, maka AKHLAK akan menjadi cahaya yang menerangi Indonesia,” pungkas Ary.

Beragam komentar muncul dari para peserta. Tubagus dalam kolom chat mengatakan, “Konsepnya bagus…. Semoga dapat terealisasi dengan baik….Aamiin YRA.

Eric J Rachman, menuliskan kesannya, “Luar biasa nilai-nilai dalam AKHLAK…Yang terpenting adalah nilai-nilai dari AKHLAK akan menjadi lilin-lilin kecil yang akan menstimulasi terciptanya lilin-lilin lain sehingga akan kokoh menerangi ruangan dan tidak mudah padam tertiup angin #AKHLAK dalam ekosistem.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
1
Pagi! Ada yang bisa Kami bantu?