Sebab Kegagalan Dalam Kepemimpinan

By January 2, 2018 #!31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700p5031#31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700p-2Asia/Jakarta3131Asia/Jakartax31 14pm31pm-31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700p2Asia/Jakarta3131Asia/Jakartax312019Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700472471pmMonday=9#!31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700pAsia/Jakarta1#January 14th, 2019#!31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700p5031#/31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700p-2Asia/Jakarta3131Asia/Jakartax31#!31Mon, 14 Jan 2019 14:47:50 +0700pAsia/Jakarta1# Achievement, Artikel
Sebab-Kegagalan-Dalam-Kepemimpinan
expert-in-character-building

Sebab Kegagalan Dalam Kepemimpinan

BANYAK PEMIMPIN GAGAL KARENA TAKUT AKAN 3 HAL INI

Seperti yang kita ketahui, menjadi seorang pemimpin adalah sebuah tugas yang sangat berat. Mengapa berat? Karena dirinya harus berani melakukan perbedaan dan memastikan perubahan tersebut berdampak positif terhadap lingkungan. Akan tetapi masih banyak pemimpin yang takut dan ragu untuk membuat suatu gebrakan dan perbedaan itu.

Nah berikut ini ada kiat bagi seorang pemimpin dari Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Moeldoko. Sosok yang telah banyak mencicipi asam garam dunia kemimpinan ini membagikan resep menjadi seorang pemimpin pemberani untuk melewati tiga tingkat ketakutan yang biasa menghinggapi seorang pemimpin. Apa saja tingkatan ketakutan menurut Panglima TNI ke-15 ini?

1. Takut Keluar Dari Zona Nyaman

Fase ketakutan pertama menurutnya adalah takut pada kondisi yang tidak nyaman, takut dianggap berbeda, dan takut terhadap reaksi yang tidak diinginkan. Saat ini banyak pemimpin yang takut untuk melakukan perubahan besar karena sudah terbiasa dengan peraturan yang telah ada dan berjalan lama. Padahal belum tentu hal tersebut sesuai untuk diimplementasikan pada kondisi sekarang.

BACA JUGA  Dampak Negatif Suka Menunda-Nunda Pekerjaan dan Penyebabnya

2. Takut Melangkah

Fase kedua adalah pemimpin yang takut melangkah untuk berubah, takut terlibat dalam gesekan dengan orang lain, dan takut “dihakimi”. Jika seorang pemimpin bisa menaklukan fase ketakutan ini, maka pemimpin tersebut adalah pribadi yang pemberani dan mampu untuk membentuk tim yang berani pula.

3. Takut Akan Ketidakpastian

Sedangkan fase terakhir atau ketiga adalah takut untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti, takut akan sesuatu yang muncul saat organisasi menghadapi masa-masa sulit, dan takut terhadap kegagalan dalam berorganisasi. Jika seorang pemimpin bisa melewati fase ini, maka dirinya bukan hanya bisa membentuk tim yang berani, akan tetapi ia juga mampu membuat sebuah organisasi besar yang kuat dan kokoh.

Itulah tiga tingkat ketakutan yang harus dilewati seorang pemimpin. Jika saja seorang pemimpin mampu melewati tiga tingkat ketakutan tadi, maka ia layak dinobatkan sebagai pemimpin yang berani. Pemimpin inilah yang dibutuhkan saat ini. Karena sebuah negara maju hanyalah diisi oleh orang-orang yang memiliki keberanian untuk meraih prestasi demi kemajuan bangsa dan negara.

BACA JUGA  Benarkah Daily Habit Adalah Representasi dari Hasil Kesuksesan Kita?

Mau jadi pemimpin SUKSES dengan menerapkan rahasia kecerdasan Quantum?

ESQ Exclusive Quantum Excellence, Training, training motivasi sukses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

en_GB
id_ID ms_MY en_GB
Open chat
1
Pagi! Ada yang bisa Kami bantu?