Bicanva, ESQ MPP Bantu Peserta Buka Toko Online Tahun 2021

By January 6, 2021January 7th, 2021Training ESQ
expert-in-character-building

Mengingat persaingan bisnis yang semakin ketat, apalagi di Era VUCA ini yakni jaman yang serba tidak pasti, berubah-ubah, kompleks atau rumit, dan lainnya. Serta di tambah adanya virus corona yang masih meradang dunia hingga kini. 

Dunia bisnis yang terjadi saat ini kemungkinannya hanya dua yaitu bisa tertinggal atau mampu bertahan dengan segala upaya.
Maka dari itu, ESQ Masa Persiapan Pensiun (MPP) menghadirkan Workshop Trend Bisnis Online Tahun 2021 yang diselenggarakan pada Rabu (06/01/2021) by Zoom Meeting.

Peserta dalam acara tersebut hadir dari kalangan umum, Alumni MPP, dan Alumni training ESQ Amazing You. Mereka dipandu langsung oleh Coach Dudi Supriadi (trainer ESQ lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) serta didampingi oleh Muhammad Hanaffi (Staff ESQ MPP).

Dudi dan Hanaffi memperkenalkan platform bernama bicanva serta memandu aplikasikan Business Model Canvas (BMC) berbasis digital kepada para partisipan yang berasal dari 2 negara itu (Malaysia dan Indonesia).

“Kita bisa melihat bisnis bapak ibu dengan secarik kertas saja namanya bisnis model kanvas. Di situ kita bisa menginovasi konsumen, dan membuat bisnis kita menjadi lebih tertata,” ucap Dudi.

BACA JUGA  Aburizal Bakrie dengan Background Elegannya dalam Forum ‘Menuju Terminal Akhir’

Menurut Alexander Osterwalder BMC adalah gambaran rasional, bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan dalam menciptakan, menyampaikan dan menangkap nilai (value).

“Sehingga memberi niai tambah untuk pelanggan bapak ibu. Dengan kata lain, sebagai cara membantu orang untuk memberikan nilai tambah,” sambungnya.

Hanaffi memberikan tutorial cara menggunakan aplikasi tersebut. Ia juga membantu peserta dari mulai registrasi (pembuatan akun) hingga menjelaskan fungsi setiap fitur yang tersedia dengan sangat terperinci.
Salah satu peserta berkomentar mengenai workshop tersebut, “Tools yang bagus untuk digunakan dalam berbisnis,” ungkap Naning dengan takjub.
Sebelum para peserta mulai mengaplikasikan bicanva, Dudi bertanya terlebih dahulu kepada mereka tentang salah satu bisnis yang akan menjadi prioritas saat ini.

“Tolong tulis di kolom chat, apa bisnis bapak dan ibu, kepada siapa target penjualannya, serta bagaimana cara melakukan bisnis tersebut?” tanyanya.
Berikut adalah antusiasme dan respon dari para peserta:

“Saya mempunyai bisnis Ebook resepi tepung ayam goreng rangup, yang diberikan untuk orang yang terjejas pendapatan akibat Covid,” papar Rishaal.

BACA JUGA  Metode Coaching untuk Leaders HK, Trainer ESQ: Perbedaan Leaders Zaman Old dan Zaman Now

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
1
Pagi! Ada yang bisa Kami bantu?