was successfully added to your cart.

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar
expert-in-character-building

Anak-anak malas belajar ?

Pernahkah Ayah dan Bunda mengalami hal ini? Atau justru sedang mengalaminya saat ini? Jika YA, apakah yang Ayah dan Bunda lakukan? Memaksanya belajar? Memarahinya? Atau membaca berbagai tips dan mencari solusi menjadikan anak-anak rajin belajar. Bagaimana cara mendidik anak yang malas belajar

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar ?

Sebagai orang tua, merasa khawatir dengan anak-anak yang malas belajar itu wajar. Ayah dan Bunda hanya perlu menemukan solusi yang tepat. Apa solusinya?

Mari kita tanyakan hal ini pada trainer ESQ Leadership Center, Ida S. Widayanti. Pakar parenting yang sukses menerbitkan buku seperti “Anak dari Surga Menuju Surga”, “Mendidik Karakter dengan Karakter”, dan masih banyak lagi.

Menurut Bu Ida (panggilan akrabnya), ada 5 tahapan yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi anak-anak yang malas belajar.

“Sebenarnya caranya itu berbeda-beda tergantung pada rentang usia anak-anak. Namun jika secara general ada beberapa tahapan yang bisa diterapkan pada putra-putri tercinta,” tuturnya saat temui di ruang kantornya, Menara 165.

Hal pertama yang harus dipahami orang tua dalam mengubah rasa malas belajar anak ialah mendekatinya dan mengajak bicara dari hati ke hati. Jalin komunikasi yang tepat dan jadilah partner yang baik untuk anak-anak.

BACA JUGA  Kepemimpinan Otentik

Tujuannya ialah untuk mengetahui apa penyebab anak-anak malas belajar dan menemukan langkah yang tepat mendidik mereka. Setelah itu, coba terapkan Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar  dengan lima langkah berikut :

#1 Bersama Anak, Temukan Mimpi Mereka
Tahukah Ayah dan Bunda apa mimpi anak-anak. Apa yang mereka cita-citakan? Apa yang mereka sukai? dan sebagainya.

Jika Ayah dan Bunda ingin anak-anak rajin belajar, maka kenalilah mereka terlebih dahulu. Misalnya anak suka menggambar dan ingin menjadi arsitektur, anak senang bernyanyi dan ingin menjadi musisi, dan seterusnya.

#2 Berikan Pengalaman yang Dekat dengan Mimpi Mereka
Dekatkan anak-anak pada hal-hal yang berhubungan dengan impian mereka. Misalnya, dengan mengikuti kursus, melakukan perjalanan bersama, mencari buku bacaan bersama, dan masih banyak lagi.

Pengalaman ini akan sangat membantu menumbuhkan motivasi, semangat, dan keinginan dari dalam diri anak dalam bertindak. Anak-anak bisa lebih antusias, ketika mengerjakan apa yang disukai dari hati.

#3 Ajak Anak-Anak Berdiskusi
Setelah mengetahui impian anak-anak dan memberikan dia pengalaman nyata terkait impiannya, maka sekarang waktunya mengajak anak-anak berdiskusi. Bersama anak-anak, Ayah dan Bunda bisa bercengkrama tentang tahap-tahap mewujudkan impiannya.

BACA JUGA  3 Pola Asuh yang Umum Diterapkan Orang Tua pada Anak, Yang Manakah Anda?

Contohnya, ketika anak ingin menjadi musisi. Salah satu yang perlu dilakukan ialah rajin belajar dan berlatih. Nilai mata pelajaran harus bagus, karena hal itu sangat berguna untuk membantu impiannya.

Berikan penjelasan pada anak antara keterkaitan apa yang dilakukan saat ini dan cita-cita yang ingin digapainya. Ayah dan Bunda juga bisa membantu anak membangun gambaran bagaimana mewujudkan impiannya.

#4 Ketahui Cara Belajar yang Tepat untuk Anak
Setiap anak itu unik dan memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Untuk itu, jangan memaksakan buah hati belajar seperti cara Anda, sebagai orang tua.

Cobalah terbuka dan ketahui model pembelajaran yang seperti apa yang mereka sukai. Apakah mereka senang belajar di atas meja, apakah mereka mudah belajar ketika di luar ruangan, dan sebagainya.

#5 Berikan Fasilitas Penunjang Semangat Belajar Anak
Langkah terakhir yang perlu Ayah dan Bunda lakukan ialah memberikan fasilitas yang membantu anak-anak dalam proses belajarnya. dalam memberikan fasilitas ini, Ayah dan Bunda juga bisa mencari tahu tipe-tipe anak.

BACA JUGA  Mau Jadi Ahli Public Speaking ? Jangan Lewatkan Hal ini !

Misalnya, tipe anak kinestetik, audio, atau visual. Anak-anak visual senang belajar dengan sesuatu yang bisa mereka lihat, raba, dan rasakan, dan seterusnya. Sesuaikan fasilitas penunjang belajar anak yang Anda berikan dengan tipikal masing-masing anak yang unik.

Demikian beberapa tips jitu Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar dari Bu Ida. Bagaimana menurut Ayah dan Bunda? Setuju atau memiliki pendapat lain? Atau justru ingin bertanya?

Salam 165

Nah, bila bunda ingin sukses mendidik anak di zaman ini, yuk gabung bersama kami di Training ESQ PARENTING. Training akan dibawakan langsung oleh  Ary Ginanjar Agustian dan diadakan di Menara 165 – Cilandak, Jakarta Selatan.

Dapatkan tulisan-tulisan yang menginspirasi dari ESQ 165 Great Family Series dengan like halaman facebook https://www.facebook.com/Esq165GreatFamily/

Informasi dan pendaftaran Training ESQ untuk Keluarga silahkan kunjungi ESQ 165 Great Family Series

Anda Ingin segera meraih pencapaian tertinggi dalam hidup Anda?
Dapatkan 27 Video Inspirasi Gratis dari DR. H. C. Ary Ginanjar Agustian melalui email Anda

 

expert-in-character-building

Let’s Make an Amazing Things! Because We Are #Amazing!




Promo-Bundling-Sparkling-Ramadhan-ESQ-800x800-rev1



Penasaran atau TERTARIK tahu lebih detail mengenai Training ESQ lainnya ?



Jadwal Training ESQ

Training ESQ Public di Menara 165 Tahun 2018.



ESQ New Chapter Training

Disini akan ditanamkan sebuah pemahaman bagaimana bisa melahirkan manusia yang mengetahui bagaimana Tips Agar bahagia.

Info lebih lanjut : 

 

ESQ Quantum Excellence Training

Yang akan membuat Anda tahu, paham dan mempraktekkan bagaimana cara melahirkan Kecerdasan Quantum atau Meta Kecerdasan itu.

Info lebih lanjut :

 

ESQ New Total Action

Rahasia 7 Langkah Total Action yang terbukti mampu membantu banyak peserta mulai dari membuat rencana hingga membangun mindset yang benar dalam melakukan execution.

Info lebih lanjut :

Anda Ingin segera meraih pencapaian tertinggi dalam hidup Anda dan tahu Cara Hidup Bahagia?


Dapatkan 27 Video Inspirasi Gratis dari DR. H. C. Ary Ginanjar Agustian melalui email Anda





Leave a Reply